Patarema hero image

Selamat datang di Patarema

Ruang berbagi cerita, opini, dan refleksi — tempat kata bertemu, pikiran berkait, dan gagasan bertaut. Kadang lahir titik temu, kadang hanya benang merah, kadang sekadar perbedaan.
Dan itu tak mengapa.

Jelajahi Artikel

Minggu, 30 November 2025

Hati-Hati Cepat Menilai Bisa Bikin Kita Tampak Konyol

Ada satu kebiasaan manusia modern yang makin hari makin sulit dilepaskan: mengamati sebentar, menyimpulkan cepat, lalu merasa paling tepat. Di zaman ketika semua hal harus serba kilat, kita sering menjadikan detik pertama sebagai hakim atas seluruh cerita. Dan begitulah, tanpa kita sadari, penilaian cepat itu sering kali membuat kita… terlihat sedikit konyol.

Di kantor, di rumah, bahkan di grup WhatsApp komunitas, kita mudah tergelincir pada asumsi yang terburu-buru. Ada rekan kerja yang tampak cuek, padahal ia sedang memikul beban yang tak terlihat. Ada tetangga yang kelihatan kurang ramah, padahal ia hanya sedang memikirkan tagihan pinjol. Kita melihat sekejap, menilai seketika, lalu merasa sudah mengenal semuanya. Padahal yang kita lihat baru permukaan, bahkan sering hanya bayangan dari permukaan.

Yang lucu adalah, penilaian tergesa itu justru lebih sering mempermalukan diri kita daripada orang lain. Kita membangun opini seperti membuat judul heboh tanpa membaca isi berita. Pada awalnya terdengar meyakinkan, tapi saat fakta yang sebenarnya muncul, kita hanya bisa nyruput kopi sambil pura-pura sibuk dengan layar ponsel.

Padahal, menahan diri sebelum menilai bukan keterampilan yang rumit. Ia hanya butuh jeda: satu tarikan napas lebih panjang, satu langkah mundur, atau sekadar niat kecil untuk bertanya dulu sebelum menghakimi. Jeda kecil itu memberi ruang bagi nalar untuk bekerja, bukan sekadar emosi yang meloncat duluan.

Dan akhirnya, kita kembali pada pelajaran sederhana itu: betapa banyak hal di dunia ini yang tampak keliru hanya karena kita melihatnya terlalu cepat. Maka, jika kita tak ingin terlihat konyol —seperti yang sering terjadi ketika penilaian terburu-buru akhirnya merugikan diri sendiri— barangkali menahan diri sejenak adalah pilihan paling masuk akal. Apalagi, seperti judul tulisan ini mengingatkan, cepat menilai memang bisa bikin kita tampak konyol.***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar